Rawan Bencana, LDII Jabar Gelar Webinar Sosialisasi Siap Siaga Bencana

  • Bagikan
LDII Jabar
Webinar DPW LDII Jawa Barat "Sosialisasi Kesiapsiagaan dalam Menghadapi Bencana", Rabu (27/1/2021)

BANDUNG, LINES.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi dalam 1-2 bulan ini akan terjadi cuaca ekstrim, terutama di wilayah Jawa Barat yang rawan bencana. Beberapa wilayah menjadi langganan banjir seperti Kabupaten Bandung, longsor yang terjadi di Cimanggung Sumedang, bahkan ancaman gempa yang dapat menimbulkan tsunami di kawasan Pantai Selatan Jawa. Sehingga dibutuhkan kesiapsiagaan sejak dini untuk menghadapi jika terjadi bencana.

“Hampir 80% bencana terjadi di Jawa Barat, LDII hadir di tengah-tengah masyarakat berkontribusi menunjukan karya nyata membantu masyarakat dan pemerintah. Melalui Biro Pengabdian Masyarakat yang akan memberikan bantuan dan pertolongan kepada korban bencana alam,” kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Jawa Barat drg H Dicky Harun SpOrt, saat membuka acara webinar, Rabu (27/1/2021).

Webinar Kesiapsiagaan Bencana

DPW LDII Provinsi Jawa Barat (Jabar) menggelar webinar Sosialisasi Kesiapsiagaan dalam Menghadapi Bencana yang diikuti sekitar 300 peserta di 32 studio mini DPD LDII Kota/Kabupaten se-Jawa Barat. Sosialisasi ini sebagai persiapan jika sewaktu-waktu menghadapi bencana alam.

Studio utama dipusatkan di Sekretariat DPW LDII Provinsi Jabar. Hadir di studio utama Ketua Dewan Penasihat KH Didi Wargaprawira BcTT, Ketua drg H Dicky Harun SpOrt, Sekretaris H Oos Koswara SPd, Wakil Sekretaris Fadel Abrori SPi MH dan M Diva Abdul Hakim, Ketua Biro Pengabdian Masyarakat Nono Suhaya dan Anggota H Fahmi Abdul Rochman.

Baca juga: Sat Binmas Polres Tanjab Barat Kunjungi Sekretariat LDII Jambi

Baca juga: Menilik Sejarah Warga LDII di Pupuan Sejak 1981

 

LDII Jabar
Peserta webinar di studio utama “Sosialisasi Kesiapsiagaan dalam Menghadapi Bencana”.

Sementara di studio mini DPD Kota/Kabupaten dihadiri Dewan Pensihat Daerah, Ketua DPD Kota/Kabupaten, Bagian Pengabdian Masyarakat dan Bagian Komunikasi, Informasi, dan Media.

Untuk koordinasi dan kerja sama DPW dengan DPD Kota/Kabupaten dalam penanganan bencana alam, Dicky menambahkan, DPW mengadakan webinar sosialisasi dan kesiapsiagan dalam penanganan bencana, yang diikuti DPD LDII Kota/Kabupaten se-Jawa Barat.

“Kegiatan ini tidak terlepas dari tugas LDII yaitu 3K, karya, kontribusi, dan komunikasi. Sehingga LDII harus memberikan karya, bisa berupa bantuan atau karya apapun. Karya itu diharapkan memberikan kontribusi kepada masyarakat. Selanjutnya karya dan kontribusi itu dikomunikasikan dengan baik kepada pemerintahan, pihak terkait, dan masyarakat,” ujar Dicky.

Kerja Sama antar Bagian Hadapi Bencana

Sementara Anggota Biro Pengabdian Masyarakat (Abdimas) DPW LDII Prov. Jabar H Fahmi Abdul Rochman dalam paparannya mengatakan, rencana kerja Abdimas antara lain melakukan pendataan relawan dari masing-masing DPD dan melaksanakan tanggap siaga bencana. Selain itu, melanjutkan program Citarum Harum direncanakan dimulai pada Agustus 2021 yang akan dilaksanakan secara bersama oleh masing-masing DPD Kota/Kabupaten yang dilalui aliran Sungai Citarum.

Baca juga: Gelar Pengajian Keputrian, LDII Nabire Hadirkan Pemateri dari Jombang

Baca juga: Ketua LDII Sulbar: Pemenuhan Gizi Korban Gempa Penting untuk Pertahankan Imun

 

“Kami juga merencanakan untuk program berbagi takjil pada bulan Ramadan, bekerjasama dengan Biro Pendidikan, Agama, dan Dakwah (PAD) dan Biro Komunikasi, Informasi, dan Media (KIM). Sehingga kegiatan ini tidak hanya membagikan takjil, namun diisi dengan siraman rohani menjelang berbuka puasa,” ujar Fahmi.

Fahmi melanjutkan, program kerja selanjutnya yakni memetakan daerah rawan bencana yang akan menjadi perhatian prioritas, sehingga bisa mempersiapkan kerja yang harus dilakukan jika terjadi bencana.

“Jika terjadi bencana, maka Ketua DPD Kota/Kabupaten setempat harus segera tanggap dan mengajak bagian Abdimas dan KIM untuk terjun langsung ke lokasi bencana. Siapapun yang menjadi korban, LDII harus memberikan bantuan kemanusiaan,” pungkas Fahmi. (fadel/LINES)

  • Bagikan

Comment