oleh

LDII Dukung Deklarasi Damai Pilkada Kota Balikpapan Tahun 2020

BALIKPAPAN, LINES.id – Deklarasi damai dengan tema Pilkada Serentak 2020 Aman, Damai, dan Sejuk menuju Indonesia Rukun, Indonesia Satu, Indonesia Maju digelar di Halaman Markas Komando Polresta Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (26/11/2020).

Deklarasi ini diikuti oleh KPU Balikpapan, Forkopimda Balikpapan, tim sukses paslon wali kota dan wakil wali kota, partai politik, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta akademisi dan organisasi masyarakat setempat.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Balikpapan H Herry Fathamsyah SE turut serta dalam deklarasi tersebut.

LDII Balikpapan
Ketua DPD LDII Balikpapan H Herry Fathamsyah SE menandatangani kesepakatan deklarasi damai Pilkada 2020.

“Kegiatan ini untuk mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar proses demokrasi bisa berjalan damai, yang ditandai dengan penandatanganan kesepakatan deklarasi,” kata Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Turmudi.

Dalam pelaksanaan Pilkada 9 Desember mendatang, Kaporesta Balikpapan Kombes Polisi Turmudi mengatakan, TNI dan Polri siap menjaga tahapan pelaksanaan dan penghitungan suara.

Baca juga: LDII Hadiri Sosialisasi Pondok Layak Anak Kemenag Tulang Bawang

Baca juga: Munas X MUI, Ketua Umum LDII Dukung Islam Washatiyah

 

“Polresta Balikpapan akan mengerahkan sebanyak 2/3 kekuatannya atau sekitar 600 orang personel yang juga didukung TNI dan bantuan dari personel dari Polda Kaltim,” katanya.

Turmudi menambahkan, personel bantuan Polda Kaltim stand by di Mako Polresta Balikpapan untuk sewaktu-waktu akan dikerahkan, begitu juga dengan personel TNI.

Pembacaan Deklarasi Damai Pilkada Balikpapan 2020 ini dipimpin Ketua DPC PKS Kota Balikpapan Sonhaji yang diikuti seluruh peserta deklarasi. Sepuluh poin itu berisi antara lain menolak kampanye atas nama agama, menolak politisasi tempat ibadah, serta meminta warga mendukung pelaksanaan pilkada.

Isi Deklarasi Damai Pilkada Balikpapan 2020

Berikut isi deklarasi.

LDII Balikpapan

Deklarasi Damai Pilkada Kota Balikpapan Tahun 2020

Kami Forkopimda bersama Toga, Tomas, Todat, Tokoh Politik, Akademisi, Ormas Kota Balikpapan dengan ini menyatakan sebagai berikut.

Menolak segala bentuk kampanye yang mengatasnamakan agama untuk mendiskreditkan agama lain maupun kelompok lain yang tidak sepaham atau berbeda pilihan.

Menolak segala bentuk politisasi tempat ibadah keagamaan dijadikan sebagai sarana kampanye yang dapat memecah belah persatuan umat.

Meminta kepada seluruh elemen masyarakat Balikpapan untuk mendukung pelaksanaan Pilkada 2020 sebagai sarana Demokrasi yang membawa kemaslahatan umat.

Mengajak kepada seluruh stakeholder, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan partai, calon wali kota/wakil wali kota dan para tim sukses untuk menjaga netralitas dalam Pilkada 2020 sebagai pendidikan demokrasi yang baik dan mencerdaskan umat.

Baca juga: LDII Launching e-Learning Yang Fokus Pada Pendidikan Karakter

Baca juga: Tanam 1000 Pohon, Camat Mandor Harapkan Kegiatan Serupa LDII

 

Kami menolak Black-Campaign, negative campaign dan money politic serta isu sara yang dapat mencederai nilai-nilai demokrasi.

Menolak paham radikal yang menyusup ke semua lini masyarakat yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Kami siap menjaga keutuhan dan memperkokoh NKRI dari segala bentuk rongrongan dan ancaman ideologi negara, baik dari internal maupun eksternal.

Kami siap berkomitmen dan menjaga kerukunan dan persatuan untuk menciptakan Balikpapan yang aman dan kondusif.

Dalam Pilkada Kota Balikpapan tahun 2020, Kami mendukung pemerintah menegakkan protocol kesehatan Covid-19 dalam rangka menjaga keselamatan rakyat sebagai hukum tertinggi.

Kami siap bersama-sama kembali dalam menjalani kehidupan sosial masyarakat yang aman dan damai setelah selesai Pilkada 2020 meninggalkan sifat-sifat dendam dalam perbedaan berpolitik selama kegiatan kampanye.

Demikian pernyataan sikap ini kami deklarasikan dan ditandatangani dengan sebenar-benarnya, atas kesadaran berbangsa dan bernegara tanpa adanya paksaan dari pihak manapun juga.

Balikpapan, 26 November 2020

(SA/LINES)

Komentar

News Feed