oleh

Bekali Kemandirian, LDII Sugio Gelar Pelatihan Hidroponik bagi Generasi Milenial

LAMONGAN, LINES.id – Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Sugio Lamongan mengadakan acara Pelatihan Hidroponik bagi generasi milenial LDII. Pelatihan bertani secara modern ini dilaksanakan di Aula Yayasan Al Karim Kecamatan Sugio Lamongan, Sabtu (24/10/2020).

Pelatihan Hidroponik tahap pertama ini diikuti sekitar 30 orang generasi milenial LDII dari 10 PAC se-Kecamatan Sugio. Panitia pelaksana menghadirkan fasilitator pertanian Kartono STP, yang akan melatih peserta cara budidaya sayuran dengan sistem hidroponik. Di antaranya cara pembibitan hidroponik, memelihara tanaman hidroponik, meracik nutrisi hidroponik dan cara membuat hidroponik dari botol bekas air mineral.

Sistem Hidroponik

Dalam presentasinya Kartono menerangkan, “Ada beberapa alasan kenapa kita memilih sistem hidroponik antara lain bisa menghemat 90% penggunaan air dibanding menanam di tanah, dapat diusahakan di berbagai tempat, bisa menanam sepanjang tahun, tanpa tergantung musim, pemeliharaan lebih mudah dan terkontrol, lebih cepat panen dan tanpa penggunaan obat-obatan kimia/pestisida”.

“Kita harus merubah mindset kita, bahwa menanam itu bisa di mana saja, dengan media apa saja, tinggal kemauan kita. Seperti budidaya sayuran dengan sistem hidroponik ini kita bisa menggunakan media air saja dan sangat hemat air. Ini sangat cocok dilakukan di daerah-daerah yang kekurangan air,” tambah Kartono.




Baca juga: Pandemi Covid-19, LDII Jawa Barat Gaungkan Bela Negara

Baca juga: Bina Generasi Profesional Religius, LDII Kotabaru Gelar Ikhtibar Usia Dini

 

LDII Sugio
PC LDII Sugio menggelar pelatihan sistem hidroponik untuk generasi milenial, Sabtu (24/10/2020).

Sebagian orang, kata Kartono, ada yang menganggap bahwa budidaya sistem hidroponik itu mahal, sehingga takut mau budidaya sistem hidroponik. “Hidroponik ini sebenarnya bisa diupayakan dengan menggunakan bahan limbah seperti botol bekas air mineral, gelas air mineral, sterofoam bekas buah, bahkan sterofoam bekas nasi kotakpun bisa dipakai” jelasnya.

“Kalau hidroponik menggunakan bahan limbah, ada 3 manfaat yang bisa kita dapat. Yaitu mendukung ketahanan pangan keluarga, mengurangi limbah/sampah dan membuat pekarangan rumah jadi indah,” lanjutnya.

Sebagai penyemangat generasi muda, hidroponik itu pertanian masa depan, negara-negara maju sekarang ini banyak yang mengembangkan hidroponik dan saat ini banyak diminati generasi milenial. “Jadi sebenarnya hidroponik itu mudah, murah dan menyenangkan,” pungkas Kartono.

Pelatihan Hidroponik Bekal Kemandirian Generasi Muda LDII

Ketua PC LDII Sugio, Suyanto SPd menyampaikan setiap generasi muda LDII diharapkan memiliki tri sukses pembinaan generus, yaitu alim faqih, berakhlakul karimah dan mandiri. “Saat ini kami mengadakan pelatihan budidaya sayuran sistem hidroponik untuk memberikan bekal kemandirian bagi generasi muda LDII,” katanya.




Baca juga: Ketua Umum MUI Lampung: MUI dan LDII Saling Kerja Sama Membina Umat

Baca juga: LDII DIY Penuhi Undangan Bimtek Penceramah Agama Kemenag

 

LDII Sugio
PC LDII Sugio menggelar pelatihan sistem hidroponik untuk generasi milenial, Sabtu (24/10/2020).

“Kegiatan ini juga merupakan upaya mendukung delapan bidang LDII berdasarkan hasil Rapimnas LDII 2020 bidang Ketahanan Pangan dan Lingkungan,” tambahnya.

Senada dengan Ketua PC LDII Sugio, Ketua Panitia Pelaksana H Sucipto mengatakan “Pelatihan hidroponik ini untuk memberikan pelatihan keterampilan bagi generasi muda LDII agar menjadi generasi muda yang mandiri. Ketrampilan apapun kalau ditekuni akan memberikan hasil yang maksimal dan akan menghasilkan pendapatan,” ujar H Sucipto.

“Termasuk hidroponik ini, kalau ditekuni akan berhasil, karena sayuran yang ditanam sistem hidroponik ini termasuk sayuran supermarket, sayuran high class yang tentunya punya potensi besar untuk dikembangkan oleh generasi muda,” papar Sucipto yang juga Koordinator Bagian Pemberdayaan Ekonomi DPD LDII Lamongan.

Komentar

News Feed