oleh

Sesi II Wisuda UMI, 734 Peserta Wisuda Dikukuhkan

MAKASSAR, LINES.id – Universitas Muslim Indonesia (UMI) mengukuhkan 734 wisudawan dan wisudawati pada prosesi Takhrij Thalabat Wisuda Diploma, Sarjana, Magister, dan Doktor pada sesi 2 Wisuda periode II tahun 2020.

Kegiatan yang berlangsung secara virtual lewat aplikasi zoom meeting ini dipusatkan di Auditorium Al Jibra Kampus II UMI, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Minggu (25/10/2020).

Prosesi sakral yang mengukuhkan 723 (sesi 2) dari 2753 peserta Wisuda UMI Periode II ini diiikuti tiga fakultas di antaranya Fakultas Sastra dengan 133 peserta, FTI (termasuk Insinyiur) 365, dan FKM 236 orang. Sehingga, total peserta pada sesi 2 kali ini berjumlah 734 wisudawan dan wisudawati.

Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LDikti) Prof Dr Jasruddin MSi ini dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus senat UMI, dan dekan fakultas terkait.

UMI komitmen tetap produktif

Rektor UMI Prof Dr H Basri Modding SE MSi dalam sambutannya, mengatakan, pagelaran wisuda yang tetap terlaksanan meski di tengah gempuran Covid-19 menjadi bukti nyata komitmen UMI untuk tetap tampil produktif menjalankan seluruh proses akademik.




Baca juga: UMI Kukuhkan 734 Peserta Wisuda dari 3 Fakultas pada Sesi 2 Periode II

Baca juga: UMI Laksanakan Doa dan Zikir Jelang Wisuda Periode II Tahun 2020

 

“Tak terasa, dalam waktu tujuh bulan, meski di tengah gempuran Covid-19, namun tidak menyurutkan gerak aktivitas civitas akademika UMI dengan berbagai kegiatan produktif dilaksanakan secara daring melalui berbagai platform, work from home, pembatasan fisik atau physical distancing untuk mencegah penularan Covid-19,” ungkap Prof Basri Modding.

Selain wisuda, kata Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI, Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terkemuka di luar Pulau Jawa ini telah mengukuhkan 5 Guru Besar, sekaligus mencatat sebagai perguruan tinggi swasta paling produktif dalam memproduksi dosen berkualifikasi professor.

“Minggu lalu, UMI mengukuhkan lima orang guru besar dalam waktu satu minggu, sehingga secara keseluruhan, UMI, PTS di Indonesia di luar Pulau jawa dengan perolehan Guru besar terbanyak dan tertinggi. Hal ini semakin mengokohkan perannya sebagai PTS terbesar dan terbaik di Indonesia Timur,” beber Prof Basri Modding.

“UMI merupakan PTS pertama terakreditasi unggul dengan Akreditasi Institusi A di luar Pulau Jawa dan menempati peringkat 64 se Indonesia dan PTS posisi pertama luar Pulau Jawa dalam klasterisasi Perguruan tinggi negeri dan swasta se Indonesia yang berjumlah kurang lebih empat ribu,” sambungnya.




Baca juga: Keren, Sekretariat Lembaga Mahasiswa FTI UMI Makassar Didesain dari Kontainer

Baca juga: Yudisium 227 Orang, Lulusan Profesi Insinyur FTI UMI Kini 999 Alumni

 

UMI janjikan keberkahan ilmu

Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI, Mokhtar Noer Jaya mengatakan, UMI sebagai lembaga pendidikan dan dakwah menjanjikan keberkahan ilmu. Itu dilalui dengan berbagai proses akademik dan non akademik yang selalu dibalut dengan pendidikan Islam.

“Pendidikan Islam merupakan suatu sistem yang menjadikan pendamping bagi anak-anakku sekalian di masa akan datang. Berkuliah di UMI akan membawa keberkahan ilmu dunia dan akhirat,” tutur mantan Rektor UMI ini.

Diketahui, Takhrij Thalabat Wisuda UMI periode dua ini berlangsung empat sesi selama dua hari sejak Sabtu 24 Oktober hingga Minggu 25 Oktober 2020. Setiap hari berlangsung dua sesi.

Komentar

News Feed