oleh

Perhatikan Syarat Ini Supaya Lolos Verifikasi BLT UMKM Rp 2,4 Juta

JAKARTA, LINES.id – Pelaku UMKM bernapas lega, pemerintah memperpanjang pendaftaran bantuan untuk Usaha Kecil Mikro dan Menengah. Pelaku UMKM bisa melakukan pendaftaran BLT UMKM secara online.

Pendaftar bisa login ke www.depkop.go.id bantuan Rp 2,4 juta langsung cair ke rekening. Setiap pelaku UMKM dapat mendaftar. Bagi yang lolos akan mendapatkan bantuan uang tunai sebesar Rp 2,4 juta.

BLT atau Banpres Produktif sebesar Rp 2,4 juta itu diberikan pada para pelaku usaha kecil menengah mikro (UMKM) di Indonesia. Bantuan itu diperpanjang lagi hingga akhir November 2020.

Cek syarat pendaftaran serta bagaimana daftar BLT UMKM di link www.depkop.go.id.

Dilansir tribunnews.com, Deputi Bidang Pembiayaan Kemenkop UKM Hanung Harimba Rachman mengatakan, pendaftaran untuk mendapatkan BLT UMKM masih dibuka. “Masih (dibuka). Pagi ini BPUM (Banpres Produktif Usaha Mikro) ditambah menjadi (totalnya) 12 juta penerima. Dengan demikian waktu pendaftarannya diperpanjang hingga akhir November 2020,” katanya pada Kompas.com, Jumat (16/10/2020).




Baca juga: Adukan ke Ombudsman, Bank BRI Buka Blokir Rekening Nasabah

Baca juga: Soal dan Jawaban TVRI Kelas 1-3 SD 20 Oktober 2020, Materi Pengurangan dan Nilai Mata Uang

 

Syarat pendaftaran

Berikut syarat mendaftar BLT UMKM Rp2,4 juta yang dikutip dari laman Kemenkop UKM, supaya lolos verifikasi :

1. WNI

2. Mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK)

3. Memiliki usaha mikro

4. Bukan ASN, TNI/Polri serta Pegawai BUMN/BUMD

5. Tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan dan KUR

6. Bagi pelaku usaha mikro yang memiliki KTP dan domisili usaha yang berbeda, dapat melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU)

Syarat nomor 6 ini yang kerap membuat calon penerima bantuan UMKM gagal lolos verifikasi. Padahal, pelaku UMKM juga masih bisa mendaftarkan atau mengajukan diri meskipun alamat tempat usahanya berbeda dengan alamat di KTP dengan syarat menyertakan SKU. SKU bisa didapatkan dari desa tempatnya berusaha. Surat tersebut harus diberikan atau dilampirkan saat mendaftar.

Data Calon Penerima UMKM

Adapun data yang harus diisi dan disiapkan oleh calon penerima di antaranya sebagai berikut:

1. Nomor Induk Kependudukan (NIK)

2. Nama lengkap

3. Alamat tempat tinggal sesuai KTP

4. Bidang usaha

Pelaku UMKM yang telah mengajukan bantuan BLT UMKM Rp 2,4 juta dan dinyatakan lolos akan mendapatkan pemberitahuan melalui pesan singkat SMS dari bank penyalur (BRI, BNI dan Bank Syariah Mandiri).

Setelah menerima pesan, penerima bantuan BLT UMKM diminta melakukan verifikasi ke bank penyalur. Setelah dilakukan verifikasi, proses pencairan pun bisa dilakukan.




Baca juga: 2.737 Alumni Baru UMI Akan Dikukuhkan Secara Virtual

Baca juga: Buka Musda IX, Plt Bupati Jember: LDII Berkontribusi dalam Kerukunan Umat Beragama

 

Bagaimana cara mendapatkannya?

Hanung menjelaskan, bagi masyarakat yang memenuhi syarat tersebut bisa menyurati atau menelpon dinas Koperasi dan UMKM di daerah.

“Caranya surati atau telepon dinas yang menangani Koperasi dan UMKM untuk diusulkan menjadi calon penerima BPUM. Dinas akan melakukan verifikasi dan mengusulkan kepada Kemenkop UKM,” kata Hanung.

Selain itu bisa diusulkan ke:

– Koperasi yang telah disahkan sebagai Badan Hukum

– Kementerian/lembaga

– Perbankan dan perusahaan pembiayaan yang terdaftar di OJK

Pendaftar bisa melengkapi data usulan dengan memenuhi sejumlah persyaratan berikut:

– NIK

– Nama lengkap

– Alamat tempat tinggal (sesuai KTP)

– Bidang usaha Nomor telepon

Bantuan itu nantinya akan disalurkan ke penerima melalui nomor rekening yang bersangkutan secara langsung dan tidak bertahap.

Jika penerima bantuan belum memiliki nomor rekening, maka akan dibuatkan pada saat pencairan oleh bank penyalur (BRI, BNI, dan Bank Syariah Mandiri). Bantuan itu bukan pinjaman atau kredit, melainkan hibah. Sehingga penerima tidak akan dikenai biaya apa pun dalam proses penyalurannya.

Komentar

News Feed