oleh

BTS Dikecam Netizen di China, Ada Apa?

KORSEL, LINES.id – Group K-Pop Bangtan Boys atau dikenal juga BTS, mendapat kecaman dari China. Ini terkait komentar grup asuhan Big Hit Entertainment itu tentang Perang Korea.

The Korea Herald pada Senin (12/10/2020) menulis berita awal dari media China, Global Times. Media yang terafiliasi dengan Partai Komunis China itu menyebut BTS dikecam netizen negeri Panda.

Ini terjadi setelah Korea Society, sebuah organisasi nirlaba berbasis di AS, memberi penghargaan ke grup yang beranggotakan RM, V, Jungkook, Jin, Suga, J-Hope, dan Jimin. Penghargaan tersebut dikenal dengan nama ‘General James A Van Fleet’, seorang komandan AS yang bertempur dalam Perang Korea tahun 1950-1953.

Penghargaan ini memang biasa diberikan ke warga negara AS dan Korsel. Yang menerima dianggap memiliki peran penting dalam memperkuat hubungan kedua negara.




Baca juga: Dosen Fakultas Sastra UMI Raih Gelar Doktor di UNM

Baca juga: Koordinasi Aduan Bidang Pertanahan, Ombudsman Kunjungi Kanwil BPN Sulbar

 

Dilansir CNBC Indonesia, dalam klip video yang dirilis 7 Oktober itu, pemimpin BTS, RM, membuat pidato. Pernyataan ini yang kemudian membuat kontroversi.

“Kami akan selalu mengingat sejarah rasa sakit yang dialami oleh kedua negara kita bersama-sama dan pengorbanan banyak pria dan wanita,” katanya.

Menurut Global Times, ini membuat marah pengguna media online negeri itu. “Karena mencerminkan sikap sepihak” tulis media itu.

Media di bawah surat kabar People Daily itu mengatakan pernyataan BTS ‘sangat tidak pengertian’. Apalagi karena China juga berpartisipasi dalam Perang Korea, untuk membantu Korea Utara (Korut).

Pidato BTS itu, berada di peringkat 3 ‘hot search’ di Weibo, platform media sosial China. Beberapa netizen, tulis media itu, mengungkapkan kemarahan mereka dan menyerukan boikot BTS serta mundur dari BTS Army, sebutan bagi penggemar grup tersebut.

Komentar

News Feed