oleh

Polisi Tangkap 10 Pelaku Penjarahan dan Perusakan di Kantor Kementerian ESDM

JAKARTA, LINES.id – Polisi menangkap 10 orang terkait perusakan di kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) saat demo omnibus law UU Cipta Kerja. Selain melakukan perusakan, para pelaku melakukan penjarahan di gedung tersebut.

“Kaca dipecahin, laptop ada diambil, dijarah semuanya. Kantor Kementerian ESDM yang dirusak ini nggak bersalah kantor ini. Ini melayani pelayanan publik tapi dirusak. Ini porak poranda kantor ESDM,” kata Kadiv Humas Polda Metro Jaya Irjen Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta, Senin (12/10/2020).

Argo tidak merinci terkait jumlah laptop atau barang lainnya yang dijarah oleh para perusuh. Namun, dia mengatakan, dalam waktu tiga hari, tim penyidik berhasil meringkus 10 orang tersangka.




Baca juga: ICW Temukan Anggaran Belanja Polri Rp408 Miliar Sebelum Terjadi Demo UU Cipta Kerja

Baca juga: Jokowi Bantah Hoaks di UU Cipta Kerja, Ini Daftarnya

 

Dilansir detikcom, penangkapan dilakukan Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya di bawah pimpinan Kompol Handik Zusen AKP Rulian Syauri dan AKP Ressa F Marasabessy di beberapa tempat pada Minggu (11/10/2020).

Menurut Argo, dari 10 tersangka tersebut, 8 orang masih berstatus di bawah umur. Dia menambahkan, hasil pemeriksaan diketahui para perusuh melakukan perusakan tersebut berbekal sejumlah barang seperti batu hingga kayu.

“Barang bukti ada batu, kayu, pecahan botol, handphone. Ini dilakukan saat anarkis di kantor ESDM,” imbuhnya.

Argo juga menegaskan penyelidikan terkait perusakan kantor ESDM tidak akan berhenti di 10 tersangka tersebut. Dia memastikan pihaknya terus melakukan pendalaman demi mencari tersangka lain dari kasus tersebut.

Para 10 tersangka saat ini nantinya akan dikenai Pasal 170 KUHP, Pasal 214 KUHP, Pasal 218 KUHP, dan Pasal 358 KUHP.

Komentar

News Feed