oleh

DMN Sakoda SPN DIY: Pramuka Itu tidak Menyeramkan tapi Menyenangkan

BANTUL, LINES.id – Satuan Komunitas (SAKO) Sekawan Persada Nusantara (SPN) Tingkat Nasional telah melantik Dewan Muda Nasional (DMN) melalui daring/online, Minggu (6/9/2020). Sebanyak 38 DMN dilantik yang terdiri dari 2 orang dari Satuan Komunitas Daerah (Sakoda) SPN Banten, 10 orang dari Sakoda SPN DKI Jakarta, 8 orang dari Sakoda SPN Jawa Barat. 2 orang dari Sakoda SPN Jawa Tengah, 2 orang dari Sakoda SPN Jawa Timur, 2 orang dari Sakoda SPN Kalimantan Utara. 5 orang dari Sakoda SPN Lampung, 2 orang dari Sakoda SPN Papua Barat, 2 orang dari Sakoda SPN Sulawesi Tengah, 1 orang dari Sakoda Sumatera Selatan, dan 2 orang dari Sakoda SPN DIY.

DMN yang dilantik telah melalui beberapa seleksi dari sekian peserta dari seluruh Indonesia. “Adapun tugas dari DMN adalah sebagai penggerak di tingkat penegak dan pandega. Termasuk melancarkan program kerja yang ada di SAKO Tingkat Nasional,” ujar Rumman Azidana Sulcha Abidin Hasyi DMN dari Sakoda SPN DIY.

Rumman Azidana Sulcha Abidin Hasyi dan Iva Amruna Salsabila merupakan DMN yang terpilih dari Sakoda SPN DIY. Kepada Lines.id keduanya mengatakan dengan dilantik sebagai DMN maka ada amanah yang harus diemban di tingkat nasional. “Selain itu juga senang, karena bisa berkenalan dengan teman-teman dari sabang sampai merauke. Juga bisa menambah wawasan dan pengalaman organisasi,” ucap keduanya.

Perjalanan hingga terpilih menjadi DMN

Keduanya mewakili SAKO SPN pertama kali saat mengikuti kegiatan Perkemahan Sambut Romadhon (Persarom) yang diadakan oleh Kwartir Cabang (Kwarcab) Bantul pada Mei 2017. “Saat itu kami banyak memborong piala,” ungkap Kak Iva Amruna.




Baca juga: Wadah Kaderisasi, SAKO SPN Lantik 38 Dewan Muda Nasional

Baca juga: Cegah Corona, LDII Kedungpoh Kerja Sama SAKO SPN Bersihkan Tempat Ibadah

 

Kak Iva, sapaan akrabnya, mengatakan pada akhir tahun 2017 kami diminta menjadi panitia Temu Penegak dan Pandega Cabang (TPPC) Sakocab Bantul. “Selanjutnya pada tahun 2018 mengikuti Persarom lagi dan memborong lebih banyak lagi piala,” ujar mahasiswa jurusan Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) angkatan 2020 ini.

Pada akhir tahun 2018, terdapat seleksi peserta Kemah Besar Nasional (Kembesnas). “Waktu itu kami ikut seleksi tingkat DIY dan lolos. Dari DIY yang lolos sebanyak 8 orang putra dan 8 orang putri,” imbuh Rumman Azidana.

Rumman Azidana, Kak Icha sapaan akrabnya, melanjutkan bahwa pada tahun 2019 mengikuti Persarom lagi dan menang lagi. “Jadi, setelah Kembesnas kami sudah dicalonkan menjadi Dewan Muda Daerah (DMD),” ujarnya.

Masih di tahun 2019, baik Kak Icha maupun…

Komentar

News Feed