oleh

Jejak Suryo Agung Manusia Tercepat Asia Tenggara Setelah Bintang Bersinar

JAKARTA, LINES.id – Indonesia pernah mencetak sejarah atlet terbaik dalam cabang olahraga (cabor) atletik nomor lari cepat. Dialah Suryo Agung Wibowo yang pernah mendapat julukan manusia tercepat se Asia Tenggara.

Pria kelahiran Surakarta 36 tahun silam ini adalah pemain sepak bola profesional dan pelari spesialis 100 meter asal Indonesia. Ia dikenal sebagai manusia tercepat se Asia Tenggara setelah dua kali memecahkan rekor lari 100 m putra SEA Games pada tahun 2009.

Awal mula Suryo Agung menjadi atlet sprinter

Agung, sapaan kecilnya, sejak kecil tertarik dengan olahraga sepak bola. Bahkan ketika kelas 3 SD pernah merengek kepada orang tuanya untuk minta dibelikan sepatu bola karena ingin masuk klub di Solo.

Selain sepak bola, alumni SMA N 6 Solo ini, saat berstatus sebagai siswa pernah menjadi atlet lompat tinggi terbaik di sekolahnya. “Waktu itu pelajaran olahraga, guru saya nantangin. Siapa yang bisa pecahkan rekor 165 cm nanti saya traktir. Akhirnya saya lompat dan ternyata bisa pecah rekor 170 cm dengan gaya lompat biasa dan nyeker -tidak memakai alas kaki-,” paparnya sambil tertawa.




Baca juga: Mengenal Jejak Kurniawan Dwi Yulianto ‘Si Kurus’ Pemain Timnas Indonesia

Baca juga: Kreuz, Sepeda ‘Brompton’ Karya Anak Bangsa Kebanjiran Pesanan

 

Dua minggu berselang, kata Suryo, ada perlombaan pelajar se Kota Solo dan ia pun dikirim untuk mengikuti lomba lompat tinggi. “Alhamdulillah menang, juara 1 se Kota Solo,” ungkap Ayah dua orang anak ini.

Akhirnya para juara lomba tersebut dikumpulkan oleh Dispora Kota Solo, ditampung dan latihan bersama di Stadion Sriwedari. “Ada kejadian lucu waktu itu. Jadi saat pemanasan, sesi terakhir disuruh sprint pendek. Waktu itu sebelah saya juara sprint, dan saya juara lompat. Ketika lari, dia saya kalahin. Akhirnya saya dipanggil pelatih,” kenang Suryo.

Suryo melanjutkan, singkat cerita setelah kejadian itu saya mengikuti Popda cabor lompat tinggi dan lari di Semarang. “Alhamdulillah Allah paring dua-duanya mendapatkan medali emas,” ucapnya.

Semenjak itulah, ia memilih untuk fokus pada cabor atletik setelah sebelumnya juga pernah berkecimpung di dunia sepak bola.




Baca juga: Ini Dia Jersey Teranyar Timnas Indonesia Produksi Mills

Baca juga: Persinas ASAD Bali Hadiri Komsos Kreatif Kodam IX Udayana TA 2020

 

“Sebelumnya pernah daftar seleksi Persis Solo dan seleksi Kemendagri Karesidenan Solo tapi nggak lolos semua. Kebetulan waktu itu ada seleksi Popda, jadi saya harus memilih antara sepak bola dan lari. Karena sudah ditolak dua kali, jadi saya memilih atletik. Menurut saya, atletik merupakan cabor yang terukur,” ungkap Suryo Agung.

Suryo mengatakan, hikmah yang bisa dipetik setelah mengalami kegagalan seleksi tersebut, ternyata Allah mempunyai rencana lain yang tidak diduga-duga. “Ya dengan jadi atlet lari cepat ini,” ucapnya sambil tersenyum.

Suryo Agung manusia tercepat Asia Tenggara
Suryo Agung
Suryo Agung saat disambut Joko Widodo setelah mengikuti SEA Games 2007 di Thailand (Foto: cnnindonesia.com)

Suryo Agung memulai karirnya pada tahun 2007. Saat itu ia berhasil meraih medali emas nomor 100 meter pada SEA Games 2007 di Nakhon Ratchasima, Thailand. Ia mampu mencapai 10,25 detik.

Tahun 2009 ia kembali meraih medali emas pada SEA Games di Vientiane, Laos. Ia berhasil memecahkan rekor dengan mencapai 10,17 detik mengalahkan Mardi Lestari yang bertahan di 10,20 selama 20 tahun. “Dari situlah saya mendapat julukan manusia tercepat Asia Tenggara,” ujarnya.

Rekor tersebut bertahan selama…

Komentar

News Feed