oleh

Perhatikan Syarat Khusus Daftar Ulang Maba Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi dan Farmasi UMI

MAKASSAR, LINES.id – Universitas Muslim Indonesia (UMI) telah resmi menetapkan jadwal untuk membuka pendaftaran ulang bagi mahasiswa baru yang telah dinyatakan lulus ujiian seleksi gelombang pertama.

Panitia penerimaan mahasiswa baru UMI menetapkan jika masa daftar ulang bagi maba akan berlangsung pada 27 Juli hingga 22 Agustus mendatang.

Ketua SPMB UMI Dr Ir H Hanafi Ashad mengatakan, semua syarat dan mekanisme pendaftaran ulang bagi mahasiswa baru sama di semua Fakultas. Kecuali Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Fakultas Farmasi.

Sebab, katanya, ada beberapa syarat khusus yang disiapkan saat di tahapan pemberkasan pada laman pendaftaran ulang bagi maba UMI.




Baca juga: UMI Buka Pendaftaran Camaba Gelombang ke-2

Baca juga: Begini Alur Daftar Ulang Maba UMI Tahun Akademik 2020/2021

 

“Log in ke admisi.umi.ac.id dengan menggunakan username dan password pada saat pendaftaran mahasiswa baru. Lalu melakukan pemberkasan secara online. Nah di sini ada beberapa syarat khusus bagi ketiga Fakultas tersebut,” ungkap Hanafi Ashad di ruang kerjanya Lantai 9 Menara UMI, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Selasa (21/7/2020).

Syarat berkas khusus tambahan bagi ketiga fakultas di atas diantaranya surat keterangan pemeriksaan buta warna dari spesialis dokter mata setempat bagi Program Studi Pendidikan Dokter dan program studi pendidikan dokter gigi.

Untuk Fakultas Farmasi, disebutkannya, Surat Keterangan pemeriksaan buta warna harus dari dokter spesialis mata atau rumah sakit atau puskesmas setempat.

Syarat khusus 3 fakultas UMI

Syarat berikut adalah surat keterangan bebas narkoba yang dikeluarkan oleh rumah sakit atau puskesmas setempat. Bagi program studi pendidikan dokter dan pendidikan dokter gigi.




Baca juga: Profil di Balik Suksesnya Aktivitas Akademik FTI UMI di Masa Pandemi

Baca juga: Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar UMI

 

Serta surat keterangan berbadan sehat yang dikeluarkan oleh rumah sakit dan puskesmas setempat. Bagi maba Program Studi Pendidikan Dokter, dan Pendidikan Dokter Gigi, serta Farmasi.

Kemudian, dipaparkan Wakil Rektor I UMI Bidang Akademik ini, mekanisme berikutnya dilakukan sama persis dengan Fakultas lainnya di UMI mulai dari metode pembayaran.

“Menentukan metode pembayaran BPP/SPP cash atau cicilan. Melakukan pembayaran dan konfirmasi pembayaran dengan menguppload bukti pembayaran,” tutur Hanafi Ashad.

“Pembayaran hanya dapat dilakukan dengan transfer menggunakan virtual akun pada bank yang telah ditentukan sebelumnya. Kemudian, mendapatkan informasi terkait mahasiswa baru wajib melakukan konfirmasi penerimaan jas almamater dan kartu mahasiswa yang dikirim oleh Panitia PMB,” tutup Mantan Dekan Fakultas Teknik UMI ini.

Komentar

News Feed