oleh

5 Cara Menjadi Orang Tua Yang Konsisten

LINES.id – Konsistensi adalah kunci mendisiplinkan anak. Mengapa? Karena anak-anak Anda harus dapat memprediksi bagaimana mereka harus berperilaku. Contoh konsistensi akan muncul pada perilaku anak yang berpikir, “Ibu aku ingin membereskan meja. Jika tidak, saya akan kehilangan waktu bermain setelah makan malam.”

Inkonsistensi dapat membuat anak merasa tidak yakin, tidak aman, dan bingung.

“Anak sudah janji sama saya untuk tidak makan permen selama seminggu karena giginya sakit, tapi lihat anak menangis kejer malah ‘kecolongan’ dan akhirnya saya terpaksa memberi permen. Susah banget jadi konsisten.”

Menjadi orangtua yang konsisten memang tidaklah mudah dan perlu dilatih berulang-ulang. Ayah Bunda jangan menyerah begitu saja.

Cobalah bersikap konsisten dengan perilaku dan tutur kata Anda dimulai dari hal kecil dulu saja. Karena ini nantinya akan sangat bermanfaat membantu si kecil dalam membuat keputusan yang bijak sekaligus mempererat hubungan orangtua dan anak.

Saat orang tua bersikap konsisten terhadap anak, tumbuh rasa percaya pada anak dan ia pun bisa memprediksi apa yang akan terjadi.

Berikut tips sukses menjadi orang tua yang konsisten:

Merancang aturan keluarga yang konkrit, realistis dan disesuaikan dengan usia anak

Menyiapkan terlalu banyak aturan untuk anak-anak akan memusingkan. Pilihlah tiga atau empat aturan yang paling penting saja dan pantau perkembangan mereka. Orangtua harus benar-benar tahu mengapa melakukannya. Tanyakan pada diri sendiri, “Apakah peraturan ini sangat penting?  Kenapa menjadi penting ? atau Kenapa  tidak penting?” Ini berlaku untuk nilai yang ingin Anda ajarkan sebagai orangtua.

Kooperatif bersama pasangan, kakek-nenek si kecil, pengasuh dan orang-orang terdekat

Bicarakan masalah ini dengan anak sebelum menerapkannya dan bicarakan lebih pribadi kepada siapapun yang merawat anak Anda dan usahakan mendapatkan jalan tengah jika terjadi masalah.

Menerapkan sistem reward and punishment yang dijalankan oleh seluruh anggota keluarga

Persiapkan diri Anda untuk menegakkannya. Kesibukan dapat melonggarkan aturan yang Anda buat. Hati-hati, dengan melakukan hal ini, Anda memberikan kesempatan kepada anak untuk menguji seberapa konsisten Anda terhadap aturan Anda sendiri.

Beri pujian dengan segera

Beberapa orang tua menemukan bahwa grafik reward menggunakan stiker atau bintang benar-benar membantu mereka untuk tetap tetap konsisten.

Siapkan stok kesabaran yang banyak

Anda mungkin tergoda untuk mencoba kursus kilat pembentukan karakter  tepat sebelum liburan, tapi Anda akan lebih sukses jika memilih waktu yang lebih stabil dan dapat diprediksi. Setiap orang tua membutuhkan waktu, struktur, dan tidak ada tekanan ekstra untuk berlatih konsistensi – terutama Anda. Jadi,  jangan menyelam ke dalam strategi disiplin baru tepat sebelum bayi baru tiba, atau sekolah dimulai, atau Anda akan menjadi sangat lelah.

Komentar

News Feed